Persaingan memperebutkan takhta juara Liga Inggris musim 2026 kini semakin terbuka lebar. Hal ini terjadi setelah Manchester City gagal meraih poin penuh dalam laga tandang mereka melawan Everton.
Dilansir dari Detik Sport, pertandingan yang berlangsung di Stadion Hill Dickinson pada Selasa (5/5/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor imbang 3-3. Hasil ini membuat posisi Arsenal di puncak klasemen semakin menguntungkan.
The Citizens sebenarnya memulai laga dengan baik melalui keunggulan yang diciptakan oleh Jeremy Doku pada babak pertama. Namun, Everton memberikan perlawanan sengit dan berhasil membalikkan keadaan melalui aksi Thierno Barry dan Jake O'Brien.
Memasuki menit ke-68, Thierno Barry mencetak gol penyeimbang yang kemudian disusul oleh gol Jake O'Brien pada menit ke-73. Everton sempat menjauh setelah Barry mencetak gol keduanya pada menit ke-81.
Manchester City yang terancam pulang tanpa poin berusaha keras memperkecil ketertinggalan. Erling Haaland sukses mengubah skor menjadi 3-2 pada menit ke-83, memberikan harapan bagi tim asuhan Pep Guardiola.
Drama memuncak saat laga memasuki masa injury time. Jeremy Doku kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+7 sekaligus menyelamatkan Manchester City dari kekalahan memalukan.
Meskipun berhasil mencuri satu poin, hasil ini dianggap sebagai kerugian bagi Manchester City. Saat ini, mereka terpaut lima poin dari Arsenal yang kokoh di peringkat pertama klasemen sementara Liga Inggris.
Peluang Besar Bagi Arsenal
Hingga pekan ini, Arsenal telah melakoni 35 pertandingan dengan koleksi 76 poin. Manchester City membuntuti di posisi kedua dengan 34 pertandingan, namun hasil imbang ini mengubah peta persaingan gelar juara.
Eks kiper Newcastle United, Shay Given, memberikan analisisnya terkait situasi krusial ini. Menurutnya, kegagalan City meraih kemenangan menjadi angin segar bagi skuad Meriam London untuk mengunci gelar musim ini.
"Jangan lupa, ini kehilangan dua poin, tapi ini bisa berarti besar," kata Given.
Given mengaku terkejut dengan hasil akhir pertandingan tersebut karena tidak banyak pihak yang memprediksi Manchester City akan terpeleset di markas Everton malam itu.
"Saya tak berpikir bahwa siapapun akan mengira mereka akan kehilangan dua poin malam ini. Sekarang, persaingan sangat terbuka. Arsenal seharusnya menjadi juara sekarang," ujar dia.