Arsenal memperlebar keunggulan lima angka di puncak klasemen Premier League setelah menaklukkan West Ham United 1-0 dalam laga derbi London yang penuh drama pada Minggu (10/5/2026). Kemenangan krusial di London Stadium ini memperbesar peluang The Gunners mengakhiri puasa gelar liga selama 22 tahun.
Hasil positif ini dipastikan melalui gol keberuntungan Leandro Trossard pada menit ke-83 dan pembatalan gol penyama kedudukan West Ham oleh VAR di masa tambahan waktu. Trossard memecah kebuntuan lewat tendangan yang membentur bek Tomas Soucek setelah menerima umpan dari Martin Odegaard.
Drama memuncak pada menit ke-95 saat Callum Wilson berhasil menyarangkan bola ke gawang David Raya melalui situasi tendangan sudut. Namun, wasit Chris Kavanagh menganulir gol tersebut setelah melakukan peninjauan monitor di pinggir lapangan selama hampir empat menit karena adanya pelanggaran terhadap kiper.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa anak asuhnya dalam menghadapi tekanan besar di sisa musim ini.
"Momen yang luar biasa, sore yang luar biasa, pekan yang luar biasa bagi kami, begitu penuh emosi," kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Pelatih asal Spanyol tersebut juga menyinggung ketegasan wasit dalam mengambil keputusan sulit di tengah tensi pertandingan yang tinggi dan kerumunan penonton.
"Saya tidak bisa cukup memuji sikap, keinginan, keberanian, dan kualitas tim yang ditunjukkan sepanjang minggu ini karena ada begitu banyak hal yang dipertaruhkan dan hari ini kami tahu bahwa melawan tim yang berjuang mati-matian melawan klub yang memiliki sejarah luar biasa, betapa sulitnya itu nantinya," lanjut Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Arteta secara terbuka memuji kinerja perangkat pertandingan yang tetap konsisten mengikuti pedoman penilaian pelanggaran yang telah ditetapkan sejak awal musim.
"Keputusan wasit yang menurut saya sangat berani, tapi sangat konsisten dengan apa yang mereka bicarakan sepanjang musim. Ketika saya harus kritis, saya melakukannya, dan hari ini saya harus memuji mereka setidaknya karena memberi opsi kepada wasit untuk memutuskan, jauh dari sorotan dan kekacauan, agar dia bisa membuat keputusan yang tepat. Jika melihat aksi tersebut dari sudut pandang itu, menurut saya itu adalah kesalahan yang jelas, dan itu adalah tendangan bebas, serta gol harus dianulir. Jadi selamat, karena mereka membuat keputusan besar dalam situasi yang sangat, sangat sulit," tambah Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Penegasan mengenai sulitnya peran pengadil lapangan diakui oleh Arteta sebagai bagian dari momen bersejarah yang dapat menentukan arah masa depan sebuah klub besar.
"Mungkin hari ini saya menyadari betapa sulit dan betapa besarnya tugas seorang wasit. Karena kita berbicara tentang momen yang bisa menentukan sejarah, arah dua klub besar yang berjuang sekuat tenaga untuk mencapai tujuan mereka, dan tekanan yang dihadapi sangat besar. Hal itu memberi banyak pilihan," pungkas Mikel Arteta, Manajer Arsenal.