Arsenal memastikan diri melaju ke babak final Liga Champions 2025-2026 setelah menumbangkan Atletico Madrid dengan skor 1-0 pada laga leg kedua semifinal di Stadion Emirates, Selasa (5/5/2026) waktu setempat. Kemenangan ini membawa skuad asuhan Mikel Arteta unggul agregat 2-1 atas wakil Spanyol tersebut.
Gol semata wayang Bukayo Saka pada menit ke-45 menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung dengan tensi tinggi ini, sebagaimana dilansir dari Bola. Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan kegagalan Los Rojiblancos dalam upaya mereka merengkuh trofi kasta tertinggi antarklub Eropa tersebut.
Ketegangan memuncak pada pengujung laga ketika pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, terlihat mendorong Direktur Olahraga Arsenal, Andrea Berta, di area teknik. Insiden ini dipicu oleh gestur Berta yang tampak meminta wasit Daniel Siebert segera mengakhiri pertandingan saat memasuki menit kelima masa tambahan waktu.
Keributan kecil tersebut sempat dilerai oleh staf dari kedua tim serta ofisial keempat UEFA sebelum wasit akhirnya meniup peluit panjang. Diego Simeone pun harus menerima kenyataan pasukannya tersingkir setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 pada laga leg pertama pekan sebelumnya.
"Yah, jika kami tersingkir, itu karena lawan kami pantas lolos, mereka memanfaatkan peluang besar di babak pertama dan mereka pantas lolos. Saya merasa tenang, saya merasa damai," ucap Simeone.
Mantan pelatih yang pernah membawa Atletico ke final 2014 dan 2016 ini menambahkan bahwa timnya telah mencoba meningkatkan performa pada babak kedua meskipun hasil akhirnya tidak sesuai harapan.
"Kami kurang klinis dalam situasi yang kami hadapi. Kami meningkat di babak kedua. Ada hal-hal yang bisa menguntungkan kami tetapi tidak." kata Simeone.
Kegagalan ini membuat penantian panjang Los Colchoneros terus berlanjut setelah sebelumnya selalu kandas di laga puncak saat dilatih oleh pria berpaspor Argentina tersebut.
"Kami memberikan yang terbaik dan sekarang kami harus menerima posisi kami saat ini. Terima kasih kepada para pendukung dan pemain kami, saya merasa bangga berada di posisi kami sekarang." ujar Simeone.
Pelatih yang akrab disapa El Cholo tersebut juga menegaskan bahwa timnya telah menunjukkan daya juang yang maksimal sepanjang kompetisi musim ini.
"Saya mengatakan kami ingin bersaing dan kami telah melakukannya. Sayangnya kami belum memenangkan apa pun, tetapi kami telah mencapai tempat-tempat yang sulit dicapai," tutur Simeone.
Selain ketegangan di pinggir lapangan, pihak Atletico sempat melayangkan protes keras atas tindakan Riccardo Calafiori terhadap Antoine Griezmann yang dianggap pelanggaran, namun wasit Daniel Siebert tetap pada keputusannya.
"Saya tidak akan membahas itu. Kita semua tahu itu pelanggaran. Kita semua berpikir bahwa wasit telah mengambil keputusan yang tepat. Saya tidak akan terlibat dalam hal itu karena saya tidak ingin membuat alasan," ucap Simeone.