Arsenal Melaju ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid

Arsenal Melaju ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid
Foto: Ilustrasi Arsenal Melaju ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid.

Arsenal memastikan tempat di final Liga Champions 2025/2026 setelah mengalahkan Atletico Madrid dengan agregat skor 2-1 pada laga semifinal leg kedua di Stadion Emirates, Rabu (6/5/2026) dini hari. Kemenangan 1-0 melalui gol tunggal Bukayo Saka menjaga status tidak terkalahkan klub asal London tersebut sepanjang kompetisi musim ini.

Dilansir dari Detik iNET, keberhasilan skuad asuhan Mikel Arteta melangkah ke partai puncak merupakan pencapaian perdana klub dalam dua dekade terakhir. Arsenal mendominasi penguasaan bola sejak awal laga dan berhasil mempertahankan keunggulan meski mendapatkan tekanan dari tim tamu pada babak kedua.

Pertahanan yang digalang William Saliba dan Gabriel Magalhaes tampil solid guna meredam serangan Atletico Madrid. Kemenangan ini membuka peluang bagi Arsenal untuk meraih gelar ganda atau treble musim ini, mengingat posisi mereka yang juga bersaing ketat di puncak klasemen Premier League.

Pertandingan final dijadwalkan berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada 30 Mei 2026. Arsenal akan menghadapi pemenang antara laga semifinal lainnya yang mempertemukan Paris Saint-Germain melawan Bayern Munich.

Keberhasilan The Gunners memicu berbagai reaksi dari tokoh publik dan netizen di media sosial. Sebagian pihak memberikan apresiasi tinggi atas performa tim, sementara sebagian lainnya merespons dengan nada skeptis terkait perjalanan Arsenal musim ini.

"Gokil defend arsenal malem ini. London menyala. Arsenal lolos final di hungaria. Final ucl pertama setelah 20 tahun," ucap dr Tirta.

Tokoh publik tersebut menyoroti kedisplinan lini belakang Arsenal yang mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Selain dr Tirta, apresiasi juga datang dari pendukung yang menilai konsistensi tim sebagai hasil dari proses panjang kepemimpinan Arteta.

"Cakep memang, juara dengan style ini Arsenal. Juara EPL tanpa terkalahkan, juara Liga champions tanpa terkalahkan. Sebuah pencapaian yang hebat dari buah kesabaran setelah gagal berulang kali serta pencapaian yang lama, semua memang soal waktu asal kita terus mau berusaha," kata @jarotkharisman.

Pengguna media sosial tersebut menekankan pentingnya kesabaran dalam membangun tim yang kompetitif di level tertinggi. Prediksi mengenai potensi keberhasilan meraih dua trofi sekaligus juga disampaikan oleh warganet lain.

"Diam-diam menghanyutkan. Perlahan-lahan melahap 2 trofi kayanya nih akhir musim ini," ujar @MasamiRogers.

Statistik menunjukkan bahwa Arsenal kini tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan di kompetisi Eropa musim ini. Catatan impresif tersebut dinilai menjadi bukti kekuatan mentalitas juara yang sedang dibangun oleh manajemen klub.

"Melihat Arsenal melampaui rekor tak terkalahkan Madrid di UCL musim ini membuktikan bahwa mereka sudah berada di level yang berbeda. 14 laga tanpa tersentuh kekalahan, mentalitas juara yang sesungguhnya. Semoga konsistensi ini berlanjut sampai angkat trofi di Budapest," kata @RamaUsman7.

Namun, tidak semua pihak menyambut positif pencapaian ini, di mana beberapa komentar meragukan kualitas lawan yang dihadapi Arsenal sejak fase gugur. Kritik tajam muncul mengenai peluang tim di babak final mendatang.

"arsenal musim ini hoki sih, masuk final jalur hoki dari 16 besar lawannya bukan tim besar, di EPL saingannya pada pincang. di final jg bakalan kebantai itu sama bayern/psg, kalaupun juara bakalan jadi tim juara terburuk sepanjang sejarah ucl," ujar @txtdremile.

Pandangan negatif juga menyasar pada kondisi kompetisi sepak bola musim ini yang dinilai menurun kualitasnya. Salah satu akun menyampaikan keberatannya atas kehadiran Arsenal di laga puncak.

"berarti bener2 udah bobrok sepak bola musim ini, bayangin tim kaya arsenal masuk final liga champion," ucap @cryharderplshhh.

Pesimisme berlanjut dengan prediksi kekalahan telak di laga final melawan tim besar Eropa lainnya. Beberapa netizen meyakini bahwa perjalanan Arsenal hanya akan berakhir sebagai runner-up.

"Masuk final cuma jadi korban bantai2 PSG," kata @xxviddd_.

Komentar serupa juga menekankan bahwa usaha keras Arsenal mencapai babak final tidak akan membuahkan hasil manis. Mereka memprediksi dominasi calon lawan dari laga semifinal lainnya.

"Arsenal capek capek ke Final buat dibantai PSG / Munchen aja ini," ucap @Prakarrsa.

Artikel terkait

Rekomendasi