Arsenal berhasil mengamankan tiket final Liga Champions 2025-2026 setelah menumbangkan Atletico Madrid dalam laga leg kedua semifinal. Pertandingan yang digelar di Stadion Emirates tersebut berakhir dengan keunggulan agregat 2-1 untuk kubu tuan rumah.
Kemenangan bersejarah bagi The Gunners ini menjadi momen pertama mereka kembali ke partai puncak kompetisi elite Eropa dalam dua dekade terakhir. Namun, euforia keberhasilan tersebut diwarnai insiden fisik yang melibatkan penyerang asal Brasil, Gabriel Jesus, seperti dikutip dari Bola.
Ketegangan mulai memuncak sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Keributan massal pecah di lapangan yang diduga berawal dari aksi selebrasi gol yang dilakukan oleh pemain Arsenal, Viktor Gyokeres.
Pemain Atletico Madrid, Marc Pubill, merasa terprovokasi oleh perayaan kemenangan Gyokeres yang dilakukan tepat di hadapannya. Pubill yang tampak frustrasi kemudian mencoba melabrak Gyokeres hingga memicu aksi saling dorong antar pemain di lapangan.
Dalam kerumunan pemain tersebut, rekaman video memperlihatkan momen ketika Marc Pubill diduga menerima tamparan dari Gabriel Jesus. Jesus sendiri langsung ditarik menjauh oleh rekan setimnya guna mencegah situasi semakin memanas.
Pihak manajemen Atletico Madrid menyuarakan kekecewaan mendalam atas kinerja wasit selama jalannya pertandingan di London Utara. Klub berjuluk Los Colchoneros tersebut menilai beberapa keputusan pengadil lapangan sangat merugikan tim mereka.
Kekecewaan tim tamu didasari oleh tiga tuntutan penalti yang diabaikan oleh wasit sepanjang pertandingan berlangsung. Di sisi lain, Marc Pubill sebenarnya sempat beruntung karena luput dari ancaman kartu kuning kedua saat laga masih berjalan.
Selain masalah penalti, durasi waktu tambahan selama 5,5 menit juga menjadi sasaran kritik dari pihak skuad asuhan Diego Simeone. Mereka menilai tambahan waktu tersebut terlalu singkat dan minim memberikan kesempatan bagi tim untuk memberikan perlawanan nyata.
Performa Marc Pubill Jadi Sorotan Positif
Meskipun terlibat dalam insiden keributan di akhir laga, penampilan individu Marc Pubill tetap mendapatkan apresiasi. Bek yang didatangkan dengan nilai transfer 16 juta euro atau sekitar Rp 325,7 miliar tersebut tampil solid mengawal lini pertahanan.
Mantan pemain Almeria itu membuktikan kapasitasnya sebagai bek tengah yang dapat diandalkan oleh Atletico Madrid. Kekalahan ini memastikan Arsenal melangkah ke babak final, sementara Atletico Madrid harus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini.