Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memastikan ketersediaan Martin Odegaard dan Kai Havertz untuk memperkuat tim dalam laga krusial leg kedua semifinal UEFA Champions League melawan Atletico Madrid. Keduanya telah masuk dalam daftar skuad yang dipersiapkan untuk bertandang demi memperebutkan tiket menuju babak final.
Kepastian mengenai kondisi kebugaran dua pilar utama tersebut menjadi angin segar bagi klub asal London Utara itu. Dilansir dari Suara, Odegaard sebelumnya hanya bermain selama 57 menit pada leg pertama, sedangkan Havertz telah absen sejak mengalami cedera saat melawan Newcastle pada 25 April lalu.
"Ya, mereka tersedia, keduanya masuk dalam skuad," ujar Arteta.
Arsitek tim asal Spanyol tersebut menekankan bahwa kehadiran mereka memberikan fleksibilitas taktis yang sangat dibutuhkan oleh tim dalam menghadapi tensi tinggi di kompetisi Eropa. Kembalinya para pemain kunci memungkinkan rotasi yang lebih dinamis selama jalannya pertandingan.
"Kabar ini sangat bagus karena kami membutuhkan banyak opsi. Kami harus punya fleksibilitas untuk memainkan berbagai skenario pertandingan, baik sejak awal maupun dari bangku cadangan," kata Arteta.
Odegaard tercatat baru mengumpulkan 22 penampilan di liga domestik musim ini akibat kendala cedera. Di sisi lain, Havertz baru saja melewati masa pemulihan selama empat bulan pasca cedera lutut dan kini sedang berupaya mencapai level kebugaran puncaknya kembali.
Kekuatan The Gunners semakin bertambah dengan pulihnya Bukayo Saka yang sempat absen pada pertemuan pertama di Madrid. Winger tersebut membuktikan kesiapannya lewat performa gemilang dengan sumbangan gol dan assist dalam laga melawan Fulham baru-baru ini.
"Ini yang kami butuhkan di fase seperti ini, pemain tidak hanya tersedia, tetapi juga dalam kondisi terbaik untuk membuat perbedaan," kata Arteta.
Arsenal saat ini mengincar penampilan kedua mereka di partai puncak Liga Champions setelah kegagalan pada tahun 2006. Sementara itu, Atletico Madrid berambisi menembus final keempat mereka guna mengakhiri penantian panjang sejak musim 2016.