Arema FC Pindah Lokasi Laga Kontra Persebaya ke Bali

Arema FC Pindah Lokasi Laga Kontra Persebaya ke Bali
Foto: Ilustrasi Arema FC Pindah Lokasi Laga Kontra Persebaya ke Bali.

Panitia Pelaksana Arema FC memindahkan lokasi pertandingan pekan ke-30 menghadapi Persebaya Surabaya ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Keputusan ini diambil setelah Polres Malang tidak mengeluarkan izin penyelenggaraan laga di Stadion Kanjuruhan demi menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Dilansir dari Bola, larangan penggunaan Stadion Kanjuruhan tersebut tercantum dalam surat kepolisian Nomor: B/666/IV/YAN.2.1./2026 yang diterbitkan pada 21 April 2026. Menyikapi hal tersebut, regulator kompetisi juga merilis surat penyesuaian tempat pertandingan bernomor 371/LI-KOM/IV/2026 pada 22 April 2026.

Ketua Panitia Pelaksana Arema FC, Erwin Hardiyono, memberikan penegasan bahwa pihaknya menghormati otoritas keamanan. Langkah cepat diambil manajemen klub berjuluk Singo Edan untuk memastikan jadwal kompetisi tetap berjalan sesuai rencana tanpa adanya penundaan.

"Melihat dinamika dan rekomendasi yang ada, besar kemungkinan laga Arema FC vs Persebaya akan kami boyong ke Bali," kata Erwin Hardiyono, Ketua Panpel Arema FC.

Pihak manajemen langsung mengupayakan izin pemakaian fasilitas di Bali. Erwin menyatakan koordinasi intensif sedang dilakukan dengan pengelola stadion serta kepolisian setempat agar pertandingan sarat rivalitas ini tetap bisa terlaksana.

"Kami segera melakukan koordinasi cepat dengan pihak pengelola stadion dan otoritas keamanan setempat di Bali agar pertandingan tetap bisa berjalan sesuai jadwal," imbuh Erwin Hardiyono.

Meskipun harus bermain jauh dari pendukungnya di Malang, manajemen memilih untuk bersikap profesional. Keputusan pemindahan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek prioritas keamanan nasional pascatragedi yang pernah terjadi di masa lalu.

"Namun, kami memilih untuk tidak larut dalam emosi. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada arahan otoritas kepolisian dan akan mengikuti regulasi yang ditetapkan," ujar Erwin Hardiyono.

Panitia pelaksana turut menyoroti peran suporter yang tetap tenang menghadapi situasi sulit ini. Komunikasi yang dibangun oleh Presidium Aremania dengan pihak Polda Jatim dan Polres Malang dinilai sebagai bentuk kedewasaan dalam berorganisasi.

"Langkah Presidium yang berkomunikasi secara elegan dengan Kapolda Jatim maupun Kapolres Malang adalah wujud kecintaan tulus pada klub. Kami sangat menghargai ikhtiar mereka yang berbesar hati menerima situasi ini tanpa aksi destruktif," tutur Erwin Hardiyono.

Erwin berharap para suporter tidak terpengaruh oleh isu-isu negatif yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik kota dan klub dengan tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku selama masa perpindahan kandang ini.

"Mari kita tunjukkan bahwa Aremania adalah suporter yang taat hukum dan lebih mengutamakan kondusifitas bangsa. Tetaplah bersatu dan jangan terprovokasi oleh narasi yang dapat merugikan nama baik klub dan kota kita tercinta," pungkas Erwin Hardiyono.

Catatan statistik menunjukkan Arema FC belum pernah menang dalam dua pertemuan terakhir melawan Persebaya di Bali. Sebelum melakoni laga di Pulau Dewata tersebut, Arema FC dijadwalkan bertandang melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Jumat, 24 April 2026 malam.

Artikel terkait

Rekomendasi