Alvaro Arbeloa Pasrah Terkait Masa Depan Usai Real Madrid Gugur

Alvaro Arbeloa Pasrah Terkait Masa Depan Usai Real Madrid Gugur
Foto: Ilustrasi Alvaro Arbeloa Pasrah Terkait Masa Depan Usai Real Madrid Gugur.

Masa depan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih Real Madrid mulai dispekulasikan setelah timnya tersingkir di babak perempat final Liga Champions usai kalah dari Bayern Munich pada Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Kegagalan ini membuat Los Blancos terancam mengakhiri musim tanpa gelar juara.

Kekalahan agregat 4-6 dari raksasa Jerman tersebut menjadi pukulan telak bagi Madrid, sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Selain gugur di kompetisi Eropa, peluang Madrid di LaLiga juga kian menipis lantaran tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen, Barcelona, dengan sisa tujuh pertandingan.

Performa tim di bawah kendali Arbeloa menurun drastis dengan catatan tiga kekalahan dan satu hasil imbang dalam empat laga terakhir. Hal ini berbanding terbalik dengan periode sebelumnya saat Madrid berhasil menyapu bersih lima kemenangan, termasuk ketika menumbangkan Manchester City.

Situasi tersebut memicu spekulasi bahwa Presiden Florentino Perez tengah mempertimbangkan untuk mencari nahkoda baru musim depan. Menanggapi tekanan yang ada, Arbeloa menyatakan kesiapannya untuk menerima segala konsekuensi yang diputuskan oleh pihak manajemen klub.

"I will accept the consequences of a defeat like this. I was given this position and I have always tried to help this club as much as I can," ujar Arbeloa, pelatih Real Madrid.

Arbeloa menegaskan bahwa fokus utamanya selama ini adalah memberikan bantuan maksimal kepada para pemain di tengah persaingan ketat melawan manajer top dunia. Ia merasa telah memberikan segalanya untuk tim meski penilaian akhir tetap berada di tangan klub.

"I am not looking to prove my level as a coach, but more to help the players on the pitch. We have faced many teams. Kompany's Bayern, Pep Guardiola's City, Simeone's Atletico. I don't know how they judge me, but certainly not as much as the examples I have given," sambung Arbeloa, pelatih Real Madrid.

Arbeloa menutup pernyataannya dengan menegaskan loyalitasnya kepada institusi Real Madrid hingga masa tugasnya berakhir. Ia mengaku sangat memahami jika klub memutuskan untuk mengambil langkah drastis terkait posisinya sebagai pelatih kepala.

"I try to help the club and I will do that until my last day... I fully understand whatever decision the club makes," tutup Arbeloa, pelatih Real Madrid.

Artikel terkait

Rekomendasi