Anthony Ginting Jaga Stabilitas Skuad Indonesia Jelang Thomas Cup 2026

Anthony Ginting Jaga Stabilitas Skuad Indonesia Jelang Thomas Cup 2026
Foto: Ilustrasi Anthony Ginting Jaga Stabilitas Skuad Indonesia Jelang Thomas Cup 2026.

Pebulu tangkis tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting memimpin upaya menjaga stabilitas tim Indonesia yang mengombinasikan pemain senior dan muda menjelang turnamen Thomas Cup 2026. Penegasan peran senioritas ini bertujuan untuk menyeimbangkan energi besar dari para debutan di dalam skuad nasional.

Dilansir dari Kompas, komposisi tim kali ini diperkuat oleh deretan pemain berpengalaman seperti Anthony Ginting, Jonatan Christie, dan Fajar Alfian. Di sisi lain, talenta muda seperti Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Raymond Indra, hingga Nikolaus Joaquin juga masuk dalam daftar susunan pemain.

Ginting menilai kehadiran pemain muda memberikan suntikan semangat yang signifikan bagi tim. Namun, ia menekankan perlunya pengendalian agar ambisi tersebut tidak menjadi bumerang saat menghadapi tekanan pertandingan beregu yang tinggi.

"Ada Jonatan, Fajar, dan juga saya," beber Anthony Ginting.

Ginting mengungkapkan bahwa komunikasi intensif dilakukan setiap hari bersama Jonatan dan Fajar untuk memberikan arahan kepada para junior. Fokus utama mereka adalah memastikan fokus bertanding tetap terjaga tanpa terdistraksi oleh faktor eksternal.

"Every day, kami selalu mengingatkan pemain-pemain muda untuk mengontrol, emosi, ekspektasi, dan semangat mereka," tutur Anthony Ginting.

Pebulu tangkis yang sempat terhenti di semifinal Swiss Open 2026 tersebut menyadari bahwa emosi yang meluap-luap perlu diredam. Hal ini dilakukan agar para pemain muda tetap berpijak pada strategi permainan yang telah disusun.

"Pemain muda memang bisa membakar nyala api semangat..." kata Anthony Ginting.

Meskipun semangat membara adalah aset, keseimbangan emosional dianggap menjadi kunci kemenangan dalam kejuaraan beregu. Ginting memastikan para pemain senior akan terus mendampingi untuk memberikan ketenangan.

"Kendati demikian, kami harus tetap seimbang," tegas Anthony Ginting.

Upaya pendekatan personal terus dilakukan agar komunikasi antara pemain senior dan muda terjalin tanpa sekat. Hal ini diharapkan mampu memperkuat kekompakan tim saat berlaga di lapangan nanti.

"Kami harus bisa menenangkan mereka," ucap Anthony Ginting.

Ginting menambahkan bahwa pengendalian diri sangat krusial agar para pemain tidak kehilangan arah saat situasi di lapangan menjadi sulit. Stabilitas mental menjadi fondasi utama dalam menghadapi lawan-lawan berat.

"Di satu sisi, mereka juga tidak boleh terlalu terbawa suasana," sambung Anthony Ginting.

Mengenai persiapan pribadinya, Ginting memastikan bahwa kondisi fisiknya berada dalam level optimal tanpa kendala medis. Ia berkomitmen menjaga kebugaran tubuhnya secara ekstra sebelum turnamen dimulai.

"Kondisi saya sangat baik, tidak ada kecederaan sama sekali," terang Anthony Ginting.

Bagi Ginting, kesiapan mental jauh lebih menentukan dibandingkan aspek teknis pukulan yang menurutnya sudah dikuasai oleh hampir seluruh pemain top. Ia berupaya meminimalisir kekhawatiran yang muncul dari pemikiran yang terlalu kompleks.

"Saya harus menjaga kondisi tubuh saya lebih baik dari sebelumnya," kata Anthony Ginting.

Persiapan mental menjadi prioritas utama sang atlet karena ketenangan dianggap sebagai pembeda hasil akhir di lapangan. Ginting meyakini bahwa manajemen pikiran akan menentukan kualitas performa seorang pemain.

"Yang jelas, saya saat ini dalam kondisi yang bagus untuk Thomas Cup," tegas Anthony Ginting.

Latihan yang dijalani saat ini lebih banyak diarahkan pada penguatan aspek psikologis agar tetap tenang saat berada di bawah tekanan poin kritis. Ginting menyebut tidak ada perubahan mendasar pada porsi latihan fisik maupun teknik.

"Persiapannya lebih banyak ke arah mental. Soal di dalam lapangan, tidak ada yang berbeda," imbuh Anthony Ginting.

Aspek kognitif dan cara berpikir di tengah laga menjadi fokus evaluasi dari pertandingan-pertandingan sebelumnya. Ketenangan menjadi modal utama untuk mengeksekusi strategi secara akurat.

"Mental adalah hal yang penting dalam laga sebelumnya serta di lapangan," ungkap Anthony Ginting.

Ia berpendapat bahwa pada level kompetisi tertinggi, kemampuan teknis antar pemain cenderung setara. Faktor yang memberikan keunggulan kompetitif adalah kekuatan mental masing-masing individu.

"Karena pada akhirnya, cara memukul kita tidak akan jauh berbeda. Yang membedakan adalah isi kepala kita," jelas Anthony Ginting.

Ginting juga menggarisbawahi pentingnya menjaga pikiran tetap sederhana agar tidak memicu rasa cemas yang berlebihan. Hal ini menjadi bagian dari rutinitas persiapan mentalnya setiap hari.

"Persiapannya lebih ke cara berusaha untuk tetap tenang dan tidak terlalu banyak pikiran," kata Anthony Ginting.

Manajemen ekspektasi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketenangan tersebut. Ginting berharap dengan pikiran yang jernih, dirinya mampu memberikan poin maksimal bagi tim Indonesia.

"Saat kita terlalu banyak berpikir, kita akan khawatir," imbuh Anthony Ginting.

Artikel terkait

Rekomendasi