Anang Hermansyah dan Ashanty Gelar Jodohku Challenge di ShortChall

Anang Hermansyah dan Ashanty Gelar Jodohku Challenge di ShortChall
Foto: Ilustrasi Anang Hermansyah dan Ashanty Gelar Jodohku Challenge di ShortChall.

Pasangan musisi Anang Hermansyah dan Ashanty merayakan eksistensi karya ikonik mereka melalui kompetisi kreatif di platform media sosial berbasis Web3. Dilansir dari Detik Hot, lagu berjudul Jodohku yang dirilis sejak 2011 silam kembali diangkat melalui program bertajuk Jodohku Challenge.

Kolaborasi ini dilakukan bersama ShortChall, sebuah platform video pendek baru yang baru saja meluncur di pasar Indonesia. Pengguna media sosial tersebut kini memiliki kesempatan untuk mendapatkan imbalan dari setiap aktivitas digital yang dilakukan di dalam aplikasi.

"Setiap aktivitas bisa memberikan keuntungan, dan itu sudah terbukti. Kami sendiri sudah merasakan manfaatnya secara langsung," kata Anang Hermansyah saat konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tengah pekan ini.

Anang dan Ashanty tercatat sebagai artis Indonesia pertama yang menjalin kolaborasi dengan ShortChall. Melalui tantangan ini, para peserta berpeluang memperebutkan total hadiah yang mencapai angka Rp 100 juta.

Mekanisme tantangan mewajibkan pengguna untuk mengunggah video kreatif dengan durasi maksimal satu menit menggunakan latar musik lagu Jodohku. Peserta dibebaskan berkreasi, mulai dari membuat konten bersama pasangan hingga menggunakan aset visual idola kesukaan.

"Kesempatan untuk menang cukup besar, bahkan kami menyediakan hadiah untuk tujuh pemenang," terang Ashanty dalam kesempatan yang sama.

Anang menambahkan bahwa konsistensi dalam mengunggah karya menjadi faktor penting bagi para kreator. Ia juga memberikan penekanan agar peserta menggunakan video asli tanpa bantuan teknologi AI generatif dalam proses pembuatannya.

Keamanan Legal dan Ekspansi Platform

Perwakilan ShortChall untuk Indonesia, Hur Young Soon, memberikan jaminan bahwa seluruh aktivitas dalam tantangan ini telah memenuhi regulasi hukum yang berlaku. Hal ini bertujuan agar pengguna baru dapat berinteraksi dengan nyaman tanpa kekhawatiran aspek legalitas.

"Kami akan selalu mematuhi peraturan perundang-undangan di Indonesia," kata Hur Young Soon atau akrab disapa dengan nama Indonesia Ms. Ayu.

Hingga Maret 2026, platform ini dilaporkan telah menjangkau 226 negara dengan basis pengguna mencapai 1,7 juta orang. Manajemen berharap kehadiran platform tersebut dapat memperluas ruang berkarya bagi kreator lokal untuk menghasilkan pendapatan.

CSO ShortChall, Choi Yoo Ryeok, menyatakan bahwa kerja sama dengan pasangan Anang-Ashanty merupakan langkah awal ekspansi mereka di tanah air. Pihaknya berencana untuk terus menjalin kemitraan serupa dengan berbagai kreator konten lokal lainnya di masa mendatang.

Anang dan Ashanty yang telah membina rumah tangga sejak 2012 berharap lagu Jodohku kembali bergaung di tengah masyarakat. Tantangan ini diharapkan mampu membawa kembali popularitas lagu tersebut di berbagai tangga lagu musik digital pada tahun ini.

Artikel terkait

Rekomendasi