Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa menyoroti penurunan performa timnya di kompetisi domestik menjelang akhir musim pada Senin, 20 April 2026. Persoalan konsistensi membuat Los Blancos terancam gagal meraih gelar juara Liga Spanyol secara berturut-turut dalam dua musim terakhir.
Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, Real Madrid kini tertinggal sembilan poin dari Barcelona yang memuncaki klasemen sementara. Selisih poin tersebut terjadi saat kompetisi LaLiga musim ini hanya menyisakan tujuh pertandingan lagi bagi skuad asuhan Arbeloa.
Data statistik menunjukkan ketimpangan prestasi Real Madrid di kancah domestik dan Eropa dalam dua dekade terakhir. Sejak tahun 2006, klub raksasa Spanyol tersebut tercatat baru mengoleksi tujuh trofi LaLiga, namun sukses merengkuh enam gelar juara Liga Champions.
Alvaro Arbeloa menilai timnya memiliki kecenderungan tampil lebih impresif saat berhadapan dengan lawan yang memiliki status kekuatan setara di kompetisi Eropa. Meski demikian, Arbeloa memberikan catatan serius terkait evaluasi performa internal tim dalam menghadapi jadwal liga yang panjang.
"Kami akan menemukan beberapa alasan, dan mudah dilihat oleh banyak orang. Terkait penampilan kami, kami tentunya punya banyak hal untuk ditingkatkan di LaLiga dalam beberapa tahun terakhir ini," ujar Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.
Arbeloa menyadari bahwa efektivitas permainan timnya lebih terlihat saat melakoni pertandingan-pertandingan besar. Namun, tantangan justru sering muncul ketika harus menghadapi tim-tim yang secara profil kekuatan berada di bawah mereka.
"I think kami tampil lebih baik di laga-laga besar dalam beberapa bulan terakhir daripada melawan tim-tim yang kurang mapan. Jika kita membicarakan tentang tiga bulan terakhir, kami memang punya banyak hal untuk ditingkatkan," kata Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.
Situasi sulit di kompetisi lokal ini pun diperparah dengan beberapa hasil pertandingan tertentu yang menghambat laju poin mereka di klasemen. Arbeloa merujuk pada beberapa momen krusial yang membuat jalur menuju gelar juara domestik menjadi lebih terjal.
"Namun, kami juga mengalami situasi-situasi seperti pertandingan melawan Girona yang membuat Real Madrid lebih mudah memenangi sebuah gelar Liga Champions daripada gelar juara LaLiga," tambah Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.