Alfred Matos Gandeng Syakirah Noble Rilis Lagu Kau Selalu di Hatiku

Alfred Matos Gandeng Syakirah Noble Rilis Lagu Kau Selalu di Hatiku
Foto: Ilustrasi Alfred Matos Gandeng Syakirah Noble Rilis Lagu Kau Selalu di Hatiku.

Belantika musik Indonesia kembali kedatangan karya kolaborasi romantis terbaru yang mempertemukan musisi asal Kuba, Alfred Matos, dengan penyanyi Singapura, Syakirah Noble. Keduanya baru saja meluncurkan single berjudul Kau Selalu di Hatiku.

Dilansir dari Detik Hot, karya ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi perjalanan karier Alfred Matos. Lagu tersebut merupakan proyek perdana Alfred dalam menggunakan bahasa Indonesia sebagai medium bernyanyi.

Keunikan lagu ini terletak pada perpaduan dua bahasa, yakni Spanyol dan Indonesia, yang dibalut dalam satu aransemen. Sinergi ini tidak sekadar menyatukan lirik, tetapi juga mengawinkan dua karakter vokal serta latar belakang budaya yang kontras.

Melalui lagu Kau Selalu di Hatiku, Alfred Matos melakukan eksplorasi baru untuk menyampaikan emosi kepada pendengar di Indonesia. Tema yang diangkat berfokus pada dinamika hubungan cinta jarak jauh.

Liriknya menggambarkan bagaimana sebuah perasaan mampu bertahan kuat meskipun pasangan tersebut harus terpisah oleh dimensi jarak dan waktu. Alfred menegaskan makna mendalam di balik karya kolaboratif ini.

"Kau Selalu di Hatiku adalah tentang cinta yang tidak dibatasi jarak dan bahasa. Kami ingin lagu ini menjadi pengingat bahwa perasaan yang tulus akan selalu menemukan jalannya," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/4/2026).

Syakirah Noble memberikan sentuhan emosional yang lembut pada bagian lagu berbahasa Indonesia. Penyanyi ini membawa pengalaman karier lebih dari satu dekade dengan latar belakang musik klasik, jazz, pop, hingga R&B.

Sentuhan Latin dan Kualitas Audio Dolby Atmos

Di sisi lain, Alfred Matos tetap mempertahankan identitas musiknya dengan menghadirkan warna Latin melalui lirik berbahasa Spanyol. Titik emosional lagu memuncak saat keduanya bertemu dalam harmoni pada bagian chorus.

Pertemuan vokal tersebut menjadi simbol penyatuan dua dunia yang berbeda namun tetap saling melengkapi. Proses produksi lagu ini pun dilakukan secara kolektif dengan melibatkan musisi dari Bali hingga Jakarta.

Untuk memastikan kualitas pendengaran yang maksimal, proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Sumantri Limin. Penggunaan teknologi Dolby Atmos diaplikasikan guna menghasilkan audio yang lebih imersif bagi para pendengar.

Bagi Alfred, menyanyi dalam bahasa Indonesia adalah tantangan yang membutuhkan usaha ekstra. Ia secara khusus mempelajari teknik pengucapan dan nuansa bahasa agar hasilnya tetap terdengar natural di telinga masyarakat.

Pengalaman ini semakin memperkuat keyakinannya bahwa musik adalah bahasa universal yang mampu menjembatani perbedaan budaya. Ia berharap karya ini bisa menjadi teman bagi mereka yang sedang merindukan seseorang.

"Untuk siapa pun yang mendengarkan lagu ini, jika kamu pernah merindukan seseorang yang jauh, lagu ini untukmu. Semoga lagu ini bisa menjadi pelukan kecil yang mengingatkan bahwa kamu tidak sendiri," tuturnya.

Artikel terkait

Rekomendasi