Putra sulung musisi Ahmad Dhani, Al Ghazali, dipastikan tidak akan menghadiri acara resepsi pernikahan adiknya, El Rumi, yang dijadwalkan berlangsung di Bali. Keputusan tersebut diambil karena sang istri, Alyssa Daguise, kini telah memasuki masa persiapan persalinan anak pertama mereka.
Kabar ketidakhadiran Al Ghazali ini terungkap saat dirinya menghadiri prosesi siraman El Rumi pada Jumat pekan lalu, sebagaimana dilansir dari Suara. Dalam kesempatan tersebut, Maia Estianty mempertanyakan kesiapan sang putra tertua untuk berangkat ke Pulau Dewata guna merayakan rangkaian acara pernikahan sang adik.
"Kak, kamu ke Bali?" tanya Maia dikutip dari kanal YouTube Maia AlELDul TV yang diunggah Sabtu, 25 April 2026.
Al Ghazali memberikan respons singkat terhadap pertanyaan ibundanya mengenai rencana perjalanan tersebut. Kepastian ini mengonfirmasi bahwa Al akan melewatkan momen penting anggota keluarganya demi prioritas kelahiran sang buah hati.
"Nggak," jawab Al Ghazali.
Maia Estianty kemudian menimpali jawaban tersebut dengan menanyakan durasi kunjungan yang sebelumnya sempat direncanakan oleh Al. Namun, kondisi kehamilan Alyssa yang kian mendekati Hari Perkiraan Lahir (HPL) membuat rencana itu harus dibatalkan.
"Nggak ya? Loh katanya mau sehari?" tanya Maia.
Menanggapi hal itu, Al Ghazali menjelaskan bahwa pergerakannya sangat terbatas selama proses penantian kelahiran sang istri. Fokus utamanya saat ini adalah memastikan dirinya berada di sisi Alyssa saat proses persalinan dimulai secara tiba-tiba.
"Nggak tahu deh, kalau belum keluar (melahirkan) belum bisa, tunggu dia keluar," ungkap Al Ghazali.
Mantan istri Ahmad Dhani tersebut memaklumi posisi putranya yang harus bersiaga penuh sebagai suami. Apalagi, Alyssa Daguise direncanakan akan melahirkan melalui metode persalinan normal yang jadwal pastinya sulit diprediksi.
"Soalnya dia kan melahirkannya normal, jadi mau enggak mau suami stand by," ujar Maia.
Al Ghazali memproyeksikan bahwa persalinan sang istri akan terjadi dalam waktu yang sangat dekat. Ia memperkirakan momen bahagia tersebut kemungkinan besar akan tiba sebelum memasuki bulan Mei mendatang.
"Minggu sih nggak tahu ya, sebelum Mei kayaknya (melahirkan) minggu depan lah," kata Al Ghazali.
Selain perkiraan pribadi, diagnosa dari tim medis juga memperkuat dugaan bahwa persalinan tidak akan lama lagi. Berdasarkan pemeriksaan rutin terakhir, kondisi janin menunjukkan kesiapan untuk lahir dalam waktu dekat.
"Dokternya juga bilang sih pokoknya kayaknya nggak sampai Mei," terang Al Ghazali.
Gejala fisik menjelang persalinan pun mulai muncul secara berkala pada tubuh Alyssa. Al menceritakan bahwa sang istri sudah mulai mengalami kontraksi awal yang datang secara tidak teratur namun berulang.
"Udah (kontraksi palsu) kemarin per dua jam, tapi udah terus hilang lagi, habis itu ada lagi," jelas Al Ghazali.
Maia Estianty sempat mengutarakan kekhawatirannya jika waktu melahirkan Alyssa berbarengan dengan jadwal keberangkatan keluarga besar ke Bali. Meskipun menyadari kemungkinan tersebut, ia berharap agar momen tersebut tidak terjadi secara bersamaan agar perayaan tetap maksimal.
"Kita feelingnya pas kita berangkat ke Bali brojol. Tapi, jangan, jangan, jangan, nanti nggak seru," ujar Maia.