Ahmad Dhani Protes Drama Maia Estianty di Acara Siraman El Rumi

Ahmad Dhani Protes Drama Maia Estianty di Acara Siraman El Rumi
Foto: Ilustrasi Ahmad Dhani Protes Drama Maia Estianty di Acara Siraman El Rumi.

Musisi Ahmad Dhani meluapkan kemarahan melalui unggahan Instagram pada Kamis, 30 April 2026, setelah menilai mantan istrinya, Maia Estianty, menciptakan drama saat acara siraman El Rumi. Dilansir dari Suara, aksi tersebut memicu reaksi negatif publik hingga menyebabkan putri Dhani, Safeea Ahmad, menjadi korban cacian netizen.

Kekesalan pentolan Dewa 19 ini bermula dari rangkaian prosesi siraman yang berlangsung pada Jumat, 24 April 2026. Dhani menuding Maia sengaja membangun narasi bohong demi menjaga citra di depan publik melalui konten-konten informasi hiburan yang melibatkan pemilik stasiun televisi swasta.

Ahmad Dhani mengungkapkan keberatannya atas sikap tersebut melalui keterangan unggahan yang menampilkan video Safeea sedang menangis. Dhani menyebut situasi tersebut sebagai dampak dari sandiwara yang terjadi di lokasi acara.

"Yang tadi kamu lihat adalah akting yang sangat buruk dari wanita yang mentalnya perlu diperiksa," tulis Dhani.

Suami Mulan Jameela ini kemudian membeberkan sejumlah poin yang dianggapnya sebagai narasi palsu, mulai dari isu perselingkuhan hingga laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Dhani mengeklaim bahwa tuduhan-tuduhan masa lalu tersebut tidak pernah terbukti di tingkat Mahkamah Agung.

"Wanita itu ditalak tiga oleh suaminya karena perselingkuhan dengan pemilik TV swasta dan perbuatannya itu sudah diakui secara tertulis dan ditandatangani," kata Dhani.

Ia menambahkan bahwa berbagai narasi seperti dipisahkan dari anak hingga insiden melompat pagar hanyalah skenario konten. Dhani menegaskan bahwa fakta hukum yang ada sangat berbeda dengan apa yang dipercayai oleh masyarakat luas.

"Tapi demi citranya, dia dibantu pemilik TV swasta itu bikin konten di infotainment yang isinya: 1. Suaminya yang selingkuh dengan orang ketiga, 2. Tidak bisa bertemu anak-anaknya, 3. Bikin drama KDRT, hingga bikin LAPORAN PALSU KDRT, 4. Masuk rumah harus Lompat pagar," beber Dhani.

Lebih lanjut, Dhani menyoroti keputusan Mahkamah Agung yang menurutnya hanya mengabulkan permohonan cerai tanpa memberikan hak asuh anak kepada pihak lawan. Hal ini digunakannya untuk menyindir pihak-pihak yang terlalu terbawa oleh cerita di media sosial.

"Terbukti MA HANYA MENGABULKAN PERMOHONAN CERAI SAJA. Bahkan HAK ASUH ANAK pun tidak dikabulkan apalagi Gugatan yg lain. Terbukti, HAKIM MAHKAMAH AGUNG bukan penggemar SINETRON dan DRAMA KOREA," tegasnya.

Dhani merasa kecewa karena momen sakral keluarga yang seharusnya menjadi ajang silaturahmi justru dijadikan tempat untuk mencari perhatian penggemar. Ia menilai drama yang sudah berlangsung selama dua dekade tersebut masih terus dipelihara.

"Yang membingungkan, sudah 20 tahun, DRAMA SINETRON itu masih saja dilakukan di SIRAMAN yang harusnya menjadi ajang silaturahmi, tetapi dimanfaatkan untuk mengais perhatian penggemar sinetron dan drama Korea. Menyedihkan," tuturnya.

Sebagai penutup dari pernyataannya di media sosial, Dhani memberikan pesan kepada Safeea mengenai kriteria ibu yang baik menurut pandangannya. Ia menekankan pentingnya kehadiran seorang ibu yang memprioritaskan keluarga di atas kepentingan materi.

"BERSYUKURLAH KAMU PUNYA BUNDA YANG: 1. Menomorsatukan keluarga. 2. Tidak membabi buta mencari materi dan menomorduakan anak. 3. Tidak pernah pergi meninggalkan rumah meskipun ada masalah sebesar apapun," pungkasnya.

Hingga laporan ini dibuat, belum ada tanggapan resmi dari pihak Maia Estianty mengenai tudingan yang dilontarkan oleh Ahmad Dhani tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi