Pengadilan Thailand menjatuhkan denda sebesar 10.000 baht atau sekitar Rp 5,3 juta kepada seorang pria yang nekat memanjat pagar pembatas dan masuk ke dalam kandang kuda nil kerdil viral, Moo Deng, di Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow, Chonburi, pada Selasa, 17 Maret 2026.
Aksi ilegal tersebut berlangsung selama sekitar dua menit sebelum akhirnya disadari oleh staf kebun binatang. Sebagaimana dilansir dari Detik Travel, pelaku yang diduga merupakan wisatawan lokal tersebut segera diamankan pihak berwenang untuk menjalani proses hukum atas tuduhan masuk tanpa izin.
Direktur Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow, Narongwit Chodchoy, menjelaskan bahwa insiden terjadi saat petugas tidak berada di lokasi dan kondisi sekitar sedang sepi dari pengunjung lain. Rekaman CCTV memperlihatkan pria bertopi hitam dan kacamata hitam tersebut mendekati Moo Deng serta induknya, Jona, sambil merekam menggunakan tablet.
Pihak manajemen kebun binatang memastikan bahwa kondisi kesehatan hewan-hewan tersebut tetap terjaga meskipun sempat mengalami stres. Manajemen mengeluarkan pernyataan resmi melalui halaman Facebook untuk menghimbau kedisiplinan para pengunjung.
"Bersama-sama, jagalah kesejahteraan hewan liar untuk memastikan Moo Deng dan semua hewan bahagia dan aman. Nikmati kelucuan dari kejauhan, hormati peraturan," tegas manajemen kebun binatang.
Narongwit Chodchoy mengonfirmasi kepada AFP bahwa pengamanan di area kebun binatang yang menampung lebih dari 2.000 hewan tersebut kini telah diperketat. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya aksi penyusupan serupa di masa depan demi keselamatan koleksi satwa mereka.
"Kami melatih staf tentang apa yang harus dilakukan jika ada hewan yang melarikan diri, tetapi mulai sekarang, kami harus melatih mereka tentang apa yang harus dilakukan jika ada penyusup," kata Narongwit Chodchoy.
Ia juga memberikan penekanan bahwa perlindungan terhadap hak-hak hewan berlaku secara menyeluruh tanpa terkecuali. Hal ini menjadi peringatan keras bagi publik agar tidak mengganggu ketenangan hewan demi konten media sosial.
"Kami belajar dari pelajaran ini dan tidak akan membiarkannya terjadi lagi - tidak pada Moo Deng dan tidak pada hewan lain di kebun binatang," pungkas Narongwit Chodchoy.