Umat Muslim Pelajari Hukum Tajwid Surah At-Taubah Ayat 128-129

Umat Muslim Pelajari Hukum Tajwid Surah At-Taubah Ayat 128-129
Foto: Ilustrasi Umat Muslim Pelajari Hukum Tajwid Surah At-Taubah Ayat 128-129.

Umat Muslim diimbau untuk memperdalam pemahaman hukum tajwid dalam membaca surah At-Taubah ayat 128-129 guna menjaga akurasi makna ayat suci tersebut pada Rabu, 15 April 2026. Pembacaan secara tartil merupakan kewajiban agar setiap harakat dan hukum bacaan terpenuhi sesuai kaidah yang berlaku.

Sebagaimana dilansir dari Detikcom, terdapat sepuluh hukum tajwid utama yang terkandung dalam potongan ayat tersebut. Beberapa di antaranya meliputi Qalqalah Sugra pada kata 'Laqad', Mad Wajib Muttasil pada 'ja-akum', serta Mad Jaiz Munfasil pada lafaz 'la ilaha'.

Hukum bacaan lain yang diidentifikasi adalah Idzhar Syafawi saat mim sukun bertemu huruf hijaiyah selain mim dan ba, seperti pada 'ja'akum rasulu'. Selain itu, terdapat Mad Thabi'i yang muncul pada beberapa kata seperti 'rasulun', 'azizun', dan 'ra'ufun' yang harus dibaca panjang dua harakat.

Dalam aspek peleburan suara, ayat ini mengandung Idgham Bigunnah pada 'rasulum min' dan Idgham Bilagunnah pada 'ra'ufur rahim'. Aturan Ikhfa Hakiki juga ditemukan pada lafaz 'min anfusikum' dan 'fa in tawallau' yang mengharuskan suara nun mati disamarkan dengan dengung.

Konteks hukum lainnya mencakup Idzhar Halqi pada 'azizun 'alaihi' yang harus dibaca jelas tanpa dengung. Terdapat pula Ikhfa Syafawi saat mim sukun bertemu ba pada 'alaikum bil-mu'minina', serta diakhiri dengan Mad Arid Lisukun pada akhir ayat yang dapat dibaca hingga enam harakat.

Pemahaman ini merujuk pada literatur Ilmu Tajwid Praktis karya Muhammad Amri Amir dan buku Pembelajaran Baca Tulis Al-Quran oleh Taubatan Nasuha. Pengetahuan tajwid ini krusial mengingat surah At-Taubah ayat 128-129 memiliki keutamaan besar mengenai sifat kasih sayang Rasulullah SAW dan ketauhidan kepada Allah SWT.

Artikel terkait

Rekomendasi