News


Selasa, 15 November 2022 21:06 WIB

Erzaldi Rosman

Ini Butir Kesepakatan Petani dan Erzaldi

Erzaldi Rosman bersama petani dan pengusaha Kecamatan Parit Tiga menggelar diskusi bersama/foto: babelinsight.id

Petani-petani Parit Tiga banyak menjelaskan potensi-potensi yang akan memberikan dampak perekonomian yang luar biasa bagi Babel.
____

Penulis: Fadjroel
Editor: Putra Mahen


Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) periode 2017-2022, Erzaldi Rosman memenuhi undangan para petani Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Selasa (15/11/2022). 

Di ruang terbuka sederhana yakni warung kopi (Warkop) Lusi, Pasar Parit Tiga, Erzaldi banyak menerima cerita dari petani tentang perkembangan dunia pertanian di kecamatan itu.

Pertemuan bersama Bang ER yang berlangsung sekitar satu setengah jam tersebut, banyak menginspirasi para petani, sekaligus pengusaha yang ada pada diskusi warkop itu. Hal ini diakui Sugia, pebisnis minuman teh segar "Teh Tayu".

Dalam diskusi warung kopi itu, Erzaldi banyak mendapatkan penjelasan mengenai perkembangan dunia pertanian di Parit Tiga/foto: babelinsight.id

"Kami senang Bapak Erzaldi hadir kongkow-kongkow bersama kami, dan menyapa masyarakat di kopitiam. Kami berdiskusi soal UMKM potensi pariwisata," katanya kepada babelinsight.id usai diskusi.

Ia bersama rekan-rekan petani lainnya banyak menjelaskan potensi-potensi yang akan memberikan dampak perekonomian yang luar biasa. Beberapa diantaranya tanaman durian, holtikultura, agrobisnis, kemudian tentang kemasan pariwisata yang mampu memikat pihak luar.

 Beliau (Erzaldi) sangat support, dengan permasalahan yang ada seperti pupuk dan pakan banyak yang harus kita impor. Harusnya ada dukungan pemerintah untuk mensubsidi supaya bisa bertahan, dan bersaing,"

- Sugia -

Kehadiran Erzaldi membawa angin segar bagi para petani di Parit Tiga dengan support yang diberikan dalam pemanfaatan teknologi/foto: babelinsight.id

Sebagai salah satu solusi yang disepakati oleh Erzaldi bersama para petani dan pengusaha, akan dimaksimalkannya teknologi sebagai sumber produksi, pemasaran, maupun pengiriman. Jika hal ini berjalan, cost atau biaya yang besar sebagai daerah kepulauan dapat ditekan, sehingga investor pun akan menarik untuk berinvestasi.

"Apalagi mengingat kita ini pulau, jadi semua kena biaya untuk jalur distribusi barang sampai ke konsumen. Aplikasi pupuk dan teknologi penting untuk petani belajar canggih. Jadi, diharapkan petani akan lebih mudah melaksanakannya, tapi tetap berkaca dengan petani yang sudah senior," kata Sugia, yang dikenal sebagai penggiat ekonomi kreatif di Parit Tiga, Bangka Barat.


Subscribe Kategori Ini
Pangkalpinang Bangka Selatan Bangka Induk Bangka Barat Bangka Tengah Belitung Belitung Timur