Lokal


Kamis, 08 September 2022 19:24 WIB

Bangka Selatan

Nasib Pedagang Toboali, 'Digusur' hingga Terlunta-lunta

Pedagang Simpang Lima membereskan kios mereka mengangkut peralatan menggunakan mobil pickup/foto: babelinsight.id

Usaha untuk memediasi relokasi pedagang sebelumnya sudah dilakukan oleh Disperindag Bangka Selatan. Bagaimana hasilnya?
____

Penulis: Tris JQ
Editor: Putra Mahen

 

TOBOALI - Dari hasil mediasi, prinsipnya para pedagang setuju untuk pindah ke tempat yang baru, yang tak jauh dari tempat mereka berdagang selama ini.

Dan relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Simpang Lima serta di depan Gedung Nasional dilakukan siang tadi, Kamis (8/9/2022).

Namun sayangnya lapak untuk pedagang  yang dijanjikan pemerintah belum kelar sepenuhnya dibangun. Akibatnya, lagi-lagi pedagang kesusahan. Memaksa mereka pindah lagi karena Dinas PUPR setempat akan melakukan pembangunan dan penataan kota.

Baca Juga: Basel Memanas! Ratusan Hektar Lahan Diduga Dijual secara Ilegal

Camat Toboali Ansyori, mengatakan pedagang sudah sepenuhnya sepakat atas relokasi. Namun kesiapan lapak dagang untuk pedagang belum terbangun sepenuhnya. Itu yang ia katakan kepada babelinsight.id.

Camat Toboali Ansyori/foto: babelinsight.id

Hari ini pemindahan PKL (yang) kemaren, bahwa pedagang sepakat pindah sementara, tapi tempat berdagang mereka belum selesai,"

- Ansyori - 

Ansyori menyebutkan memang Disperindag Basel yang punya hajat atas relokasi pedagang, tapi di lain pihak, Dinas PUPR Basel akan melakukan pembangunan di area tersebut. 

"Memang Disperindag yang punya data PKL, namun dinas PU ingin melakukan pembangunan jangan sampai bertabrakan mau tidak mau inilah solusi yang diambil," tuturnya.

Baca Juga: Erzaldi Gali 'Permata' di Simpang Rimba

Reaksi pedagang atas relokasi tersebut dikatakan Ansyori bermacam asumsi, akan tetapi bukan berarti tidak setuju.

"Pada dasarnya reaksi dari pedagang yang direlokasi bermacam-macam, mereka bukannya tidak setuju namun kesiapan lahan untuk mereka (berdagang, red) yang terpenting sehingga ada dari mereka tidak setuju," ungkap Ansyori.

Para pedagang yang direlokasi/foto: babelinsight.id

Pedagang menurut pengakuannya, mau ditata. Para pedagang sangat mendukung penataan Kota Toboali dengan penataan PKL terpadu.

"Kami kalau camat mau tidak mau, melaksanakan kebijakan dari atas, tetapi kita juga harus mengamankan yang di bawah," sebutnya.

Baca Juga: Usai Dikritik RSUD Basel Mulai Berbenah

Dia berharap agar suasana tetap kondusif dan tidak ada benturan, jika begitu maka harus ada win-win solution yang diambil agar masyarakat tidak ada yang dirugikan.

"Cuma yang kita inginkan pada saat penataan PKL yang sesuai dengan keinginan PKL, tetapi juga sesuai dengan kesiapan pemerintah," pungkasnya.


Subscribe Kategori Ini
Pangkalpinang Bangka Selatan Bangka Induk Bangka Barat Bangka Tengah Belitung Belitung Timur