News


Jum'at, 22 Oktober 2021 09:19 WIB

Wanita Pertama Pencatat Sejarah di Luar Angkasa, Valentina Tereshkova

”Seekor burung tidak bisa terbang hanya dengan satu sayap. Penerbangan luar angkasa manusia tidak dapat berkembang lebih jauh tanpa campur tangan wanita”

Demikian yang dikatakan kosmonaut Valentina Tereshkova, yang berhasil mencatat sejarah sebagai wanita pertama di luar angkasa dalam pesawat ruang angkasa Vostok 6 Uni Soviet pada tahun 1963.

Kita tahu bahwa ruang angkasa adalah tempat yang sangat luas, sunyi, dan misterius. Tidak sembarang orang bisa berkunjung ke tempat ini. Diperlukan latihan dan pengetahuan khusus bagi seseorang jika ingin menjelajahi ruang hampa ini.

Antariksawan, itulah sebutan bagi mereka yang telah menjalani latihan dalam program penerbangan antariksa manusia untuk memimpin, menerbangkan pesawat, atau menjadi awak pesawat antariksa.

Kita pasti lebih mengenalnya dengan astronaut. Namun, ternyata sebutan ini biasanya merujuk pada antariksawan yang berasal dari Amerika Serikat. Ada juga istilah kosmonaut, yang merujuk pada antariksawan yang berasal dari Uni Soviet atau Rusia. 

Siapa sosok Valentina Tereshkova?


Dikutip dari history.com, Valentina Vladimirovna "Valya" Tereshkova lahir pada 6 Maret 1937, di Maslennikovo, sebuah desa di dekat Sungai Volga sekitar 277 kilometer timur laut Moskow. Orang tuanya bekerja di pertanian, dan ayahnya terbunuh selama Perang Dunia II. 

Dia meninggalkan sekolah ketika berusia 16 tahun dan bekerja di sebuah pabrik tekstil, tetapi melanjutkan pendidikannya melalui kursus korespondensi. Dirinya tertarik pada aktivitas terjun payung, dan pada usia 22 dia melakukan terjun payung pertamanya di bawah naungan klub penerbangan lokal. 

Siapa sangka antusiasme pada terjun payung membawanya ke program luar angkasa Uni Soviet, yang berusaha menempatkan seorang wanita di luar angkasa pada awal 1960-an untuk mengungguli Amerika Serikat yang belum melakukannya.

Sebagai penerjun payung ulung, Tereshkova dipersiapkan dengan baik untuk menangani salah satu misi paling menantang dari penerbangan luar angkasa, yaitu Vostok 6. 

Pada Februari 1962, bersama empat wanita lainnya, Tereshkova menerima pelatihan selama 18 bulan. Tes untuk menentukan cara bereaksi terhadap waktu yang lama sendirian, seperti pada kondisi gravitasi ekstrem, dan kondisi gravitasi nol. Dari lima wanita, hanya Tereshkova yang pergi ke luar angkasa.

Tereshkova dipilih untuk menjadi pilot Vostok 6. Itu akan menjadi misi ganda. Kosmonaut Valeriy Bykovsky diluncurkan di Vostok 5 pada 14 Juni 1963. Dua hari kemudian, Tereshkova diluncurkan. Kedua pesawat ruang angkasa mengambil orbit yang berbeda dan datang dalam jarak 3 mil (5 km) satu sama lain.

Pakaian luar angkasa SK-2 Tereshkova mirip dengan SK-1 yang dikenakan oleh Yuri Gagarin, tetapi dimodifikasi untuk seorang wanita. Tidak seperti setelan baju untuk berjalan di luar angkasa, setelan SK hanya dimaksudkan untuk diberi tekanan dalam keadaan darurat, ketika tekanan kabin hilang. 

Yuri Gagarin merupakan manusia pertama di luar angkasa pada tahun 1961. Setelahnya Tereshkova mengajukan diri untuk program luar angkasa Soviet.

Tereshkova tetap aktif dalam komunitas luar angkasa, dan warisannya dirayakan secara luas dalam berbagai bentuk, mulai dari buku, museum, hingga produksi panggung. 

Pada tahun 2017, Museum Sains London membuka pameran sementara yang disebut "Valentina Tereshkova: Wanita Pertama di Luar Angkasa," yang merayakan kontribusinya melalui artefak serta foto. Keren banget kan!

AC


#
Bagikan :

Subscribe Kategori Ini
Most Populer
Pangkalpinang Bangka Selatan Bangka Induk Bangka Barat Bangka Tengah Belitung Belitung Timur