"Jika setiap manusia memiliki lima emosi, yaitu bahagia, sedih, takut, jijik, dan kemarahan, aku hanya memiliki empat emosi. Aku tidak punya rasa takut". (hal 1)
Pecinta novel pasti sudah tidak asing dengan nama Tere Liye. Dia adalah salah satu penulis novel terkenal yang karya-karyanya banyak dicintai oleh masyarakat. Kutipan di atas adalah salah satu bagian isi di halaman awal pada Novel "Pulang" karya Tere Liye.
Pulang, sebuah judul yang menarik dan membuat banyak orang bertanya-tanya. Apakah buku ini menceritakan tentang seseorang yang sedang merantau atau berpetualang jauh, kemudian setelah merasa misinya sudah selesai, ia memilih untuk pulang?
Novel ini sebenarnya sudah terbilang lumayan lama, yaitu pada tahun 2015. Sebenarnya ini adalah buku seri. Judul serinya adalah Serial si Babi Hutan, dan buku ini genrenya adalah buku aksi.
Pulang yang ini bukanlah pulang dengan perjalanan seperti pada umumnya. Sebab, pulang kali ini adalah petualangan yang sangat berkesan melewati pertarungan demi pertarungan, yang tidak akan pernah terbayangkan oleh si tokoh utama di buku ini.
Namanya Bujang, usia lima belas tahun. Lahir dan besar di kampung pedalaman Sumatera, bersama bapaknya yang bernama Samad, seorang mantan jagal terkemuka yang meninggalkan masa lalu kelamnya. Mamaknya sendiri bernama Midah, seorang keturunan pemuka agama.
Cerita hidup Bujang berubah 20 tahun kemudian, dan menjadi salah satu sosok cukup penting dalam sebuah organisasi atau keluarga besar, menjadi puzzle pelengkap untuk organisasi oleh si ketua organisasi.
Alurnya yang maju mundur dengan sudut pandang orang pertama. Menjadikan narasi berasal dari karakter utama, Bujang. Kita akan dibawa bolak-balik menyusuri cerita perjalananya di masa lalu hingga masa kini dengan durasi 20 tahun.
Awal cerita
Bermula saat Tauke Muda (teman bapaknya), menginjakkan kaki di tanah kelahiran Bujang. Tauke Muda datang dengan satu rombongannya dari kota untuk melakukan perburuan besar-besaran. Mereka akan memburu babi hutan yang akhir-akhir ini berhasil meresahkan warga di kampung.
Petualangan Bujang dimulai dari sana. Setelahnya, Bujang yang tidak tahu bahwa Bapaknya ini punya sejarah hitam sehingga membuat dia harus ikut oleh Tauke Muda, sudah jadi perjanjian dan itu gak bisa dihindari, walaupun sang Mamak menolak mentah-mentah.
Cerita berlanjut ke bagaimana Bujang mengerti apa itu konsep shadow economy. Suatu konsep ekonomi di bawah dunia hitam, ekonomi haram. Selain itu juga ada cerita mengenai proses Bujang menjadi “Penyelesai masalah” nomor satu di Keluarga Tong. Keluarga ini ceritanya sudah turun-temurun dari generasi ke generasi, pimpinannya dinamakan Tauke Besar. Tapi sebenarnya gak ada yang namanya Tong di keluarga ini. Nah, Bujang ini dibawa ke kota untuk bergabung juga dalam keluarga ini.
Kita diperkenalkan dengan beberapa karakter yang selama ini membantu dan menjadi guru bagi Bujang, dari mulai bidang akademis, menembak, pertarungan tangan kosong, hingga teknik beladiri dari Jepang lengkap dengan senjatanya juga dipelajari.
Setelah dua puluh tahun di bawah asuhan Tauke Muda, Bujang telah tumbuh menjadi pemuda yang gagah, jenius, kuat, dan tidak mengenal rasa takut. Bujang telah hebat, dia diberi julukan si Babi Hutan.
Selain membawa pembaca ke kejadian masa lalu, di sini juga secara bersamaan menceritakan yang terjadi sekarang, di mana ada konflik antar penguasa shadow economy yang harus di selesaikan oleh Bujang. Bukan hanya masalah dari luar ternyata ada konflik lain yang ternyata muncul dari dalam, dan mengancam Keluarga Tong ini.
Konsep cerita dengan tema penguasa shadow economy yang dikemas dengan aksi-aksi seru ini cukup menarik, terlebih dengan penggunaan sudut pandang orang pertama, membuat pembaca dengan mudah masuk ke dalam cerita. Dan penggambaran karakter Tere Liye menuliskan karakter Bujang yang hampir mecapai sempurna, membuat perempuan bisa langsung jatuh cinta ke tokoh Bujang ini.
Pengkhianatan, pertarungan, bagaimana Bujang akhirnya memeluk semua kebencian dan rasa sakit, semuanya menarik emosi pembaca menjadi naik turun tidak karuan. Akhir ceritanya pun tidak terduga. Jika kalian mau tahu bagaimana keseruan dan akhir cerita buku ini, langsung aja baca bukunya ya.
AC